Breaking News

Friday, 1 January 2016

Tips Mudah Untuk Shalat Malam (Tahajud)


Tips agar mudah shalat malam

Sebenarnya shalat malam itu berat untuk dikerjakan oleh hamba, kecuali yang diberi anugrah oleh Allah SWT untu bisa menunaikannya. Dengan syarat – sayarat tertentu secara lahir dan batin. Beberapa syarat yang bisa dilakukan agar shalat malam terasa ringan untuk ditunaikan adalah sebagai berikut.


  1.     Jangan terlalu banyak makan
Hendaklah kita menahan diri agar tidak terlalu banyak makan, sihinga akan banyak minum, lalu akan terkalahkan oleh tidur dan sangat bera untuk bangun, sebaian besar dari pasa syaikh biasa berdiri di depan meja makan, kemudian berkata, “Wahai sekalian muridku, janganlah kalian banyak makan, sehingga kalian akan banyak minum. Kalau sudah begitu, kalian akan banyak tidur, lalu kalian akan banyak menyesal ketika meninggal!” ini merupakan hal yang mendasar untuk bisa bangun malam, yaitu meringankan lambung  dai beratnya makanan.
Rasulullah SAW bersabda yang artinya:
Tidaklah anak Adam itu memenuhi sebuah bejana yang lebih buruk daripada (bejana yang berupa) perut. Cukuplah bagi anak Adam itu beberapa suap makanan yang sekiranya bisa membuat tegak tulang sulbinya (punggungnya). Jika terpaksa melempaui hal itu, hendaknya sepertiga (bagian perutnya) untu makanannya, sepetriga untuk minuman dan sepertiga lagi untuk nafasnya.”

Diriwayatkan bahwa iblis menampakkan kepada Nabi Yahya bin Zakariyya dengan membawa banyak sendok. Yahya bertanya kepadanya, “Ada apa dengan sendok-sendok itu?” Iblis menjawab, “Ini adalah syahwat yang saya gunakan untuk memburu Anak Adam.” Yahya berkata kepadanya, “Apakah engkau mendapatkan sesuatu pada diriku berkaitan dengan perangkapmu itu?” Iblis menjawab, “Ya. Pada suatu malam, engkau sangan kenyang sehingga aku bisa membuatmu merasa berat untuk mengerjakan sholat malam.” Yahya berkata, “sudah tentu, sesudah ini, aku tidak akan mau lagi berkenyang-kenyang selamanya.” Iblis kemudian berkata, “ Baiklah, tapi jangan engkau nasihatkan kepada orang lain sesudahmu.”

Wahb bin Munabbih berkata, “Tidak ada orang yang paling disukai oleh setan dari kalangan anak Adam, kecuali orang yang banyak makan dan banyak minum.





  2.     Tidak meningggalkan Qailulah di siang hari
Tidur seperti ini merupaka sunnah untuk bisa membantu pelaksanaan shalat malam. Rasulullah SAW bersabda yang artinya:
Mintalah bantuan dengan makan sahur untuk bisa menunaikan puasa di siang hari, dna dengan qailulah untu mengerjakan sholat malam.”

Hasan Al-Bashri ketika masuk ke dalam pasar, kemudian mendengar kegaduhan dan omong kosong mereka, ia berkata, “Aku yakin bahwa malam yang mereka lalui adalah malam yang buruk. Tidakkah meraka mau berqailulah (tidur disiang hari)?” Ini berarti bahwa kesibukan di siang hari, sehingga tidak sempat tidur sejenak akan melemahkan bdan dan tidak bisa membantu pelaksanaan shalat melam. Bahkan akan semakin menambah jam tidur. Padahal, yang bisa membantu dan menggiatkan pelaksanaan sholat malam adalah tidur di siang hari.

3.      Menjauhi dosa dan maksiat
Dosa dan maksia harus dijauhik baik di waktu siang maupun malam. Sebab, hal itu akan mengeraskan hati dan menjadi penghalang antara dirimu dengan hembusan rahmat ilahi. Seorang berkata kepada Al-Hasan, “Wahai Abu Sa’id, sesungguhnya aku tidur malam dalam keadaan sehat, sedngakan aku ingin sekali untuk menunaikan shalat malam, bahkan aku sudah menyiapkan air untu berwudhu. Tapi, mengapa aku tidak juga bisa bangun?” Al-Hasan menjawab, “Dosa-dosamu telah membelenggumu.”

Ats-Tsauri berkata, “Aku pernah terhalang (tidak bisa bangun) untuk mengerjakan shalat malam selama lima bulan disebabkan satu dosa yang pernah aku lakukan.” Ditanyakan kepada beliau, “Dosa apakah itu?” Beliau menjawab, “Aku melihat seorang laki-laki yang menangis, lalu aku katakan di dalam hatiku bahwa hal itu dilakukan sebagai bentuk kepura-puraan saja (hanya untuk riya).” Fadhail bin ‘Iyadh mengatakan, “Jika engkau tidak mampu menunaikan shalat malam dan puasa di siang hari, maka ketahuilah bahwa sebenarnya engkau sedang terhalang oleh dosa.”

Sebagian dari orang-orang shalih mengatakan, “Betapa sering sesuap makanan itu menghalangi pelaksanaan shalat malam. Betapa sering pandangan itu menghalangi seseorng dari membaca satu surah dari Al-Quran. Sungguh, seseorang hamba tu menyantap satu makanan atau melakukan satu perbuatan yang menyebabkan tidak bisa mengerjakan shalat malam selama satu tahun.”

Jika sudah jelas demikian, maka seyogyanya setiap orang yang ingin bangun malam serta bermunajat dan mengenalkan diri kepada Allah SWT agar menjauhi segala bentuk dosa dan kemaksiatan.

4.     Mengamalkan Sunah Berkaitan dengan Tidur.
Hal itu dapat dilakukan dengan memperhatikan baik-baik akan dua hal:
a.       Selalu membaca dzikir-dzikir syar’i. Hal ini akan semakin menambah eratnya hubungan seorang hamba dengan Rabbnya.
b.      Tidur dengan berbaring pada sisi kanan.
Al- ‘Allamah Ibnul Qayyim telah menjelaskan alasa mengenai rahasia petunjuk ini dengan mengatakan, “Ada rahasia tersendiri mengenai tidur dengan berbaring pada sisi kanan. Yaitu bahwa jantung itu bergantung pada sisi kiri tubuh kita. Maka, jika seseorang itu tidur dengan berbaring pada sisi kiri, maka ia akan tidur sangat nyenyak, karena iat= berda dalam kondisi tenang dan nyaman. Inilah yang menyebabkannya tidur dengan nyenyak, sebalikny, jika ia tidur dengan berbaring pada sisi kanannya, maka ia akan gelisah dan tidak bisa tidur degnan nyenyak desebabkan karena kegelisahan hati. Sebab, ia ingin mencari tampat ketenangannya dan kecenderungannya kepadanya. Oleh karena itu, para dokter menyukai tidur pada sisi kiri, karena ketika itu, para dokter menyukai tidur pada sisi kiri, karena ketika itu seseorang bisa mendapatkan sehat yang sempurna dan tidur yang enak. Sementara itu, syara’ lebih menyukai tidur pada sisi kanan, karena tidur seperti itu menjadikan seseorang tidak bisa tidur terlalu nyenyak, sehingga ia tidak sempat bagun untuk mengerjakan shalat malam. Dengan demikian, tidur pada sisi kanan lebih bermanfaat bagi hati, sedangkan tidur pada sisi kiri lebih bermanfaat bagi badan. Wallahu a’lam.”


Itu saja yang dapat saya bagikan kepada teman-teman semua mengenai Tips Agar Mudah Untuk Melakukan Shalat Malam.


Sumber: Muhammad, Yusuf Khaththar, Mukjizat Shalat Tahajjud, (Suoharjo, 2014)

No comments:

Post a Comment

Designed By VungTauZ.Com