Breaking News

Monday, 18 January 2016

Mengatasi Darah Tinggi Secara Alami dan Ruang Lingkupnya




Tekanan darah tinggi
Penyakit darah tinggi atau hipertensi adalah suatu keadaan di mana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal yang di tunjukan oleh angka sistolik (bagian atas) dan angka bawah (diastolik) pada pemeriksaan tensi darah menggunakan alat pengukur tekanan darah, baik yang berupa Cuff air raksa ataupun alat digital lainnya.

 Tekanan Darah Tinggi
Nilai normal tekanan darah sseorang dengan ukuran tinggi badan, berat badan, tingkat aktivitas normal dan kesehatan secara umum adalah 120/80 mmHG. Dalam aktivitas sehari-hari, tekanan darah normalnya adalah dengan nilai angka kisaran stabil. Tetapi secara umum, angka pemeriksaan tekanan darah menurun saat tidur dan meningkat di waktu beraktivitas atau berolahraga. Tekanan darah tinggi yang terus-menerus  menyebabka jantung seseorang bekerja ekstra keras, akhirnya kondisi ini berakibat terjadinya kerusakan pada pembuluh darah jantung, ginjal, otak, dan mata.

Penyakit darah tinggi atau hipertensi di kenal dengan dua tipe klasifikasi yaitu hipertensi Primary dan hipertensi Secondary.




Hipertensi primary

Hipertesi primary adalah suatu kondisi dimana tejadi tekanan darah tinggi sbagai akibat dari gaya hidup seseorang dan faktor lingkunan. Pola makan yang tidak terkontrol dan mengakibatkan kelebihan bera badan atau bahkan obesitas, merupakan pencetus awal terkena penyakit tekanan darah tingi. Seseoarang yang berada dalam lingkungan atau konsisi stressor tinggi sangat mungkin terkena penyakit tekanan darih tinggi, termasuk orang-orang yang kurang berolahraga



Hipertensi Secondary

Hipertensi secondary adalah suatu kondisi dimana terjadi peningkatan tekanan darah tinggi sebagai akibah seseorang mengalami penyakit lainnya, seperti gagal jantung, gagal ginjal, atau kerusakan sistem hormon tubuh. Sedangkan pada ibu hamil, tekanan darah secara umum meningkat saat kehamilan berusia 20 minggu, terutama pada wanita yang berat badannya di atas normal atau gemuk.



Pregnancy-induced Hypertension (PIH)

Merupakan istilah medis bagi wanita hamil yang menderita hipertensi. Kondisi hipertensi pada ibu hami bisa tergolong sedang ataupun parah. Seorang ibu hami dengan tekanan darah tinggi bisa mengalami preeklampsia di masa kehamilannya itu.

Preeklampsia adalah kondisi seorang wanita hamil yang mengalami hipertensi, sehingga merasakan keluhan seperti pusing, sakit kepala, gangguan penglihatan, nyeri perut, muka yang membengkak, kurang nafsu makan, mual, bahkan muntah. Kekejangan sebagai dampak hipertensi disebut eklamsia.







MAKANAN UNTUK PENDERITA DARAH TINGGI

Makanan Untuk Penderita Maag
1.   Kedelai. Kita juga dianjurkan untuk banyak mengonsumsi makanan dari kedelai karena kedelai mengandung isoflavon yang penting untu menurunkan tekanan darah.

2.     Kacang-kacangan. Kacang tanah, kacang almond, dan kacang merah mengandung magnesium dan postasium,  yang efektif menurunkan tekanan darah.

3.   Kuaci tawar. Kandungan magnesium dalam kuaci biji bunga matahari sangat tinggi. Selain itu kuaci juga mengandung fitosterol yang dapat mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh. Kolesterol tinggi merupakan pemicu tekanan darih tinggi karena dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah. Tapi, pastikan kita mengonsumsi kuaci segar yang tidak di beri garam.

4.    Avokad. Asam oleat dalam avokad dapat membantu mengurangi kolestrol. Selain itu,kandungan kalium dan asam folatnya sangat pentung untuk kesehatan jantung.

5.     Pisang. Pisang tidak hanya memiliki kalium dalam umlah yang besar, namun juga dapat membantu menstabilkan tekanan darah, jadi, makanlah sedikitnya satu pisang setiap hari.

6.     Buncis. Buncis mengandung potasium, yang mampu mengurangi tekanan darah.

7.   Bayam. Magnesium yang terkandung dalam bayam dapat menurunkan tekanan darah dan melindungi kita dari penyakit jantung. Selain itu, kandungan folat dalambayam dapat melindungi tubuh dari homosistein yang membuat bahan kimia berbahaya. Penelitian telah menunjukkan bahwa tingkat tinggi asam amino dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke.

8.     Kentang. Jika dimasak dengan cara yang tepat, kentang dapat menurukan tekanan darah. Janganlah menggoreng kentang dan hindari menambahkan mentega atau keju pada olahan kentang yang akan dikonsumsi.

9.     Ikan. Nikmati ikan sebanyak yang kita sukai, dengan catatan ikan tersbut disajikan dengan cara yang sehat. Ikan mengandung asam lemak Omega 3 yang manjur menurunkan tekanan darah.


Terimakasih sudah menyempatkan waktunya untuk membaca artikel tips mengatasi darah tinggi, semoga artikel ini bisa bermanfaa.




Sumber: Yohanes Sunardi.Sehat itu pilihan.andi offset (yogyakarta,2012)



No comments:

Post a Comment

Designed By VungTauZ.Com