Breaking News

Thursday, 7 January 2016

Makalh Inflasi Di Indonesia_Yudi

MASALAH INFLASI MASIH TERJADI DI INDONESIA


Makalah ini Guna Memenuhi Mata Kuliah
Perekonomian INDONESIA

Dosen pengampu ; HERMANITA, SE. MM



Ekonmi syari’ah (esy)
Kelas; D
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN)
JURAI SIWO METRO
2015/2016








KATA PENGANTAR



Segala Puji dan Syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa Karena atas berkat dan rahmat-Nya kami Dapat menyelesaikan makalah ini dengan penuh kemudahan. Tanpa pertolongan-Nya mungkin kami tidak akan sanggup menyelesaikan dengan baik.

 Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas perekonomian indonesia” yang di ampu oleh HERMANITA, SE. MM. Makalah ini kami susun dengan sungguh-sungguh. Banyak rintangan yang kami lewati, Baik itu yang datang dari diri kami sendiri maupun yaang datang dari luar. Namun dengan penuh kesabaran dan pertolongan dari Tuhan akhirnya makalah ini dapat terselesaikan.

Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang bermanfaat. Kami menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih banyak kekurangan, oleh karena itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun. Dan semoga dengan selesainya makalah ini dapat bermanfaat bagi kami dan teman-teman. Amin.
Lampung,21-12-2015
Penulis
Andika fansori

Daftar isi
Kata pengantar ............................................................... 1
Daftar isi.......................................................................... 2
Bab I pendahuluan..........................................................
a.       latar belakang............................................................................. 3
b.      rumusan masalah........................................................................ 3
c.       tujuan  penulisan......................................................................... 4
Bab II pembahasan.........................................................
1.      Definisi inflasi.......................................................................... 4
2.      Berita tentantang inflasi 2015.................................................. 5
3.      Solusi....................................................................................... 7
Bab III kesimpulan.......................................................... 9
Daftar pustaka................................................................. 10








BAB I
PENDAHULUAN

a.     Latar belakang
Ekonomi merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Seiring perkembangan zaman, tentu di suatu  negara pasti memiliki suatu masalah, terutama dalam bidang ekonomi.
 Permasalahan ekonomi  biasanya terjadi pada suatu negara yang berkembang, seperti negara indonesia, yakni suatu negara yang masih dalam tahap berkembang, masalah yang biasa terjadi terjadi di negara indonesia  ini yakni  pengangguran, inflasi, sempitnya lapangan pekerjaan.
 Dalam  kesempatan ini kami akan membahas permasalahan ekonomi yang  baru-baru ini terjadi di inidonesia dan menjadi berita hangat, yang cukup menarik untuk kita bahas, dan mencoba mencari solusi yang tepat..
b.     Rumusan masalah

·          Masalah-masalah ekonomi apakah yang melanda di indonesia pada akhir ini ?
·         Apakah penyebab-penyebabnya ?
·         Seperti apa sajakah solusinya ?



c.     Tujuan penulisan
·         untuk mengetahui masalah-masalah ekonomi yang terjadi di masyarakat.
·         untuk mencari solusi permasalahan ekonomi di negara ini.

BAB II
PEMBAHASAN
1.     Definisi inflasi
Menrut A.P lerner bahwa inflasi adalah kelebihan permitaan (excess demand) terhadap penyediaan barang dalam suatu perekonomian secara keseluruhan.[1]
Sedangkan menurut pendapat F.W. PAISH. Inflasi yakni keadaan dimana pendapatan nominal (individu) jauh lebih cepat meningkat dengan peningkatan arus barang dan jasa yang tersedia.[2]
Pengaruh inflasi:
·          Mendorong penanaman modal spekulatif
·         Menimbulkan ketidakpastian keadaan ekonomi dimasa depan
·         Menimbulkan masalah pembayaran


Akibat buruk akibat inflasi
·         Kesenjangan distibusi pendapatan
·         Pendapatan riil merosot
·         Nilai riil tabungan merosot
·         Bagi orang yang meminjam uang dari bank atau debitur inflasi menguntungkan[3]
Perkembangan iflasi  di indonesia
Seperti halnya yang terjadi  pada negara-negara berkembang pada umumnya, fenomena inflasi di indonesia masih menjadi satu dari berbagai penyakit makro yang meresahkan pemeritah terlebih lagi masyarakat[4]
Salah satu bukti inflasi yang masih terjadi diindonesia  seperti yang  di beritakan dalam berita berikut ini :

2.     Berita inflasi

Menko Darmin Ungkap 3 Masalah Utama Ekonomi Indonesia
Safyra Primadhyta, CNN Indonesia
Rabu, 12/08/2015 21:03 WIB
Darmin Nasution usai dilantik sebagai Menteri Koordinator Perekonomian menggantikan Sofyan Djalil di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (12/8). (CNN Indonesia/ Safyra)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator bidang Perekonomian yang baru, Darmin Nasution mengaku telah memprioritaskan tiga persoalan yang akan dibereskan dalam waktu dekat. Ini dilakukan lantaran persoalan tadi ditengarai menjadi musabab dari adanya permasalahan di sektor perekonomian tanah air belakangan ini.

"Sebetulnya banyak yang harus dikerjakan. Tetapi kan harus ada prioritas,
nggak bisa mau mengerjakan semuanya," ucap Darmin usai serah terima jabatan di Kantor Kementerian Perekonomian, Jakarta, Rabu (12/8).

Darmin mengatakan persoalan pertama yang menjadi perhatiannya ialah problematika di sektro pangan, yang berkaitan erat dengan inflasi. Seperti diketahui, beberapa waktu terakhir Indonesia dihadapkan dengan gejolak harga pangan seperti kenaikan harga daging hingga maslah ketersedian pangan.

Tak ayal, matan Gubernur Bank Indonesia (BI) ini pun menyatakan akan memprioritas pembenahan sektor pangan sebagai prioritas pertama.

"Tentu juga sangkutannya dengan masalah kekeringan, ya kan nanti di dalamnya bisa bicara dengan harga daging dan macam-macam," tutur Darmin.
Sementara untuk persoalan kedua, katanya adalah problematika fiskal yang berkaitan dengan penerimaan dan pengeluaran negara, khususnya di sektor pertambangan dan perkebunan yang selama ini menjadi komoditas utama dalam negeri.

Oleh karena itu, cetusnya pemerintah akan terus mendorong sektor tersebut dengan mempercepat proyek infrastruktur padat karya seperti pembangunan irigasi tersier, yang secara tak langsung berkaitan dengan ketersediaan pangan.

"Kalau irigasi tersier itu bisa dikerjakan sembari kemudian orang bisa dapat gaji dari situ. Tetapi itu tergantung di APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) uangnya seperti apa, ada anggarannya atau
nggak," ujar Pria yang juga pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Pajak itu di medio 2006 sampai 2009.

Sedangkan persoalan ketiga adalah problematika investasi yang dikaitkannya dengan arus modal masuk (capital inflow) ke Tanah Air. Menurut Darmin, makin minimnya 
capital inflow disebabkan oleh fluktuasi nilai tukar rupiah akhir-akhir ini membuat negara kekurangan

"Darimana datangnya capital inflow itu? Investasi kan bisa PMA (Penanaman Modal Asing),  PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri), bisa juga karena pemerintah menerbitkan bonds di pasar internasional atau bisa juga swasta yang menerbitkan," tandasnya. (dim/ags)[5]
3.     Solusi / saran
Dengan dua pendekatan (moneterist dan strukturalist) pada komposisi yang tepat, maka diharapkan bukan saja dalam jangka pendek inflasi dapat dikendalikan, tetapi juga dalam jangka panjang. Dan, bila ada upaya yang serius untuk memperkecil atau bahkan menghilangkan hambatan-hambatan struktural yang ada, maka akan berakibat pada membaiknya ekonomi indonesia.
Untuk mengatasi terjadinya inflasi dengan cara :
1.      Peningkatan suku bunga
2.      Penjualan surat berharga
3.      Peningkatan cadangan kas
4.      Pengetatan pemberian kredit
Dalam pemulihan makro ekonomi, tim ekonomi pemerintah harus mampu menciptakan kesetabilan makro ekonomi, denan menekan inflation rate menjadi single digit, sekitar 8%. Makro ekonomi yang menyangkut tiga komponen yaitu interest rate, inflation ratedan exchange rate, yang semuanya saling bergantung dan saling mempengaruhi satu sama lain. Di sisi lain dengan diturunkannya BI rate, hal tersebut berpengaruh pada turunya suku bunga perbankan dan akan mendorong investor menanamkan investor menanamkan investasi lebih banyak. Aktivitas perekonomian terus berputar. Dengan demikian akan mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar secara bertahap, sehingga pendapatan masyarakat akan ikut naik. Dalam rangka meningkatkan iklim investasi secara rasiaonal guna menanggulangi dan meningkatkan di sektor riil.










BAB III
KESIMPULAN
Inflasi adalah kecederungan dari harga-harga untuk menaik secara umum dan terus menerus. Kenaikan harga dari satu atau barang saja tidak disebut inflasi kecuali bila kenaikan barang tersebut meluas kepada (mngakibatkan kenaikan) sebagian besar dari harga barang-barang lain. Inflasi digolongkan menurut beberapa cara, dapat menurut laju inflasi (ringan, sedang, berat, hiper inflasi) sebab awalnya (demand, atau cost inflation) asalnya (domestic atau imported inflation).
Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengatasi inflasi adalah yang berkaitan dengan kebijakan moneter, kebijakan fiskal, kebijakan yang berkaitan dengan output, kebijaksanaan penentuan harga dan indexing , senering, dan devaluasi









Daftar pustaka
Perekonomian  indonesia, HERMANITA, SE. MM
Compas.COM
Liputan 6.COM




[1] Perekonomian indonesia , hermanita,SE. MM. Hlm 14
[2] ibid
[3] Ibid hlm 23
[4] Compas.com
[5] Liputan6.com

No comments:

Post a Comment

Designed By VungTauZ.Com