M
|
adu memiliki banyak ragam dan
jenis, sesuai dengan bunga yang menjadi sumbernya. Oleh sebab itu kita akan mengenal madu lebih dekat. Lebah terkadang mengumpulkan
cairan bunga dari ribuan kuntum bunga yang jenisnya berbeda-beda. Satu
pengetahuan tambahan untuk kita mengenai makhluk Tuhan lainnya, yaitu lebah.
Tidak ada salahnya jika kita terus penasaran dengan madu dan lebah. Itu
tandanya, kita kritis dalam menanggapi sesuatu.
Madu yang berasal dari suatu jenis
bunga saja, atau berasal dari satu jenis bunga yang dominan sebagai sumber madu.
Di banyak negara, beberapa jenis madu sering dicampur untuk mengubah kandungan
airnya atau untuk mengubah warnanya.
Warna madu berbeda-beda, dari yang
kuning jernih sampai yang berwarna kehitam-hitaman. Para ilmuan tidak tahu
persisi penyebab perbedaan warna tersebut.
Ada yang mengatakan penyebabnya zat
warna caroteriodes yang terdapat di
dalam tanaman dan ada yang mengatakan adanya asam tanic. Biasanya, warna madu
mengikuti tanaman yang menjadi sumbernya. Saat ini ada beberapa macam madu,
yaitu se bagai berikut.
1. Madu
Campuran
Madu
campuran adalah campuran dari dua atau lebih jenis madu yang berbeda dalam hal
warna, rasa, dan tempat serta asal bunga. Sebagian besar madu di pasaran
berjenis madu campuran. China adalah produsen madu terbear di dunia diikuti
oleh Amerika Serikat, Argentina, Turky, Meksiko, Ukraina, dan India.
2.
Madu Monofloral
Madu
Monofloral dibuat dari berbagai jenis bunga. Madu nonofloral memiliki rasa dan
warna berbeda bergantung asal nektar. Pada prakteknya, karena sulit mengambil
nektar dari satu jenis bunga saja, lebahjuga menambahkan nektar dari jenis
bunga lain.
3.
Embun Madu
Embun
madu tidak si ambil dari nektar bunga, tetapi berasl dari cairan mirip madu
berupa sekresi serangga lain atau dari getah tanaman yang dihisap serangga lain.
Di Eropa, embun madu cukup populer terutama madu yang berasal dari hutan pinus
yang mengandung getah pinys dan digunakan sebagai obat.
4.
Madu Organik
Saati
ini, dikenal madu organik. Contohnya di Inggris, standar madu organik yang
ditentukan departemen pertanian meliputi asal lebah, tempat penangkaran lebah,
dan bunga-bunga yang dihinggapi lebah harus berasal dari lingkungan pertanian
organik.
5.
Madu Akasia
Madu
jenis ini memiliki warna kning muda dan memiliki aroma yang lembu. Madu jenis
ini istimewa karena memiliki kandungan gula buah (frukosa) yang tinggi, oleh
sebab itu madu jenisini selalu dalam keadaan kondisi cair.
6.
Madu Pohon Limau
Madu
jenis ini adalah madu yang paling laris di pasaran, karena memiliki aroma yang
harum dan rasa yang lezat. Warna madu pohon limau biasanya agak
kehijau-hijauan.
7.
Madu Heather
Madu
Heather adlah madu yang banyak dicari orang, sehingga harganya mendai mahal.
Madu jenis ini yang memiliki warna kuning tua taru merah tua memiliki rasa yang
tajam namun lembut.
8.
Madu Lobok
Madu
Lobok adalah madu yang mengandung glukosa dalam jumlah besar, sehingga madu
jenis ini akan mengkristal dengan cepat. Jika madu jenis ini tidak dikeluarkan
langsung dari sarang lebah dan segera dikemas, ia dapat mengeras di dalam
sarang lebah atau bahkan busuk.
9.
Madu Willow (Madu
Pohon Syafinah)
Madu
Willow adalah sejenis pohon yang memiliki daun-daun berwarna ngu. Madu ini
adalah salah stu jenis madu yang paing nikmat rasanya. Aroma madu ini juga
sangatlah harum. Ia memiliki warna terang kehijau-hijauan. Madu jenis ini
teristimewa karena tidak cepat mengkristal tidak seperti madu lobok. Oleh sebab
itu madu jenis ini dapat terus cair selama bertahun-tahun.
10. Madu
Eucalyptus
Madu
jenis ini memiliki cita rasa yang kuat. Madu ini berwarna amber (kuning) muda.
Madu jenis ini sangat terkenal karena khasiat yang dimilikunya, khususnya untuk
mengobati penyakit dada.
11. Madu Alfalfa
Madu
jenis ini berwana amber (kekuningan) terang. Madu ini juga memiliki aroma yang
harum dan cita rasa yang lembut. Madu Alfalfa tidak cepat mengkristal. Oleh
karena itu, biasanya dijual masih dalam bentuk sarang lebah.
12. Madu
Citrus
Madu
jenis ini adalah memiliki warna terang dan cita rasa yang lezat. Madu ini
sebenarnya berasal dari pohon lemon.
13. Madu
Pohon Sikamore
Madu
ini memiliki ciri yaitu berupa rasa yang tidak cepat masak. Oleh sebab itu,
sebaiknya madu jenis ini baru digunakan beberapa bulan setelah diperas.
14. Madu
Dandelion
Madu
dandelion yaitu madu yang memilliki ciri khas warna kuning tua keemasan. Cita
rasa madu tersebut sangat enak dan tajam.
15. Madu
Gandum Hitam
Madu
jenis ini berwarna gelap bahkan warnanya hampir gelap. Sebelum diolah, madu gandum
hitam mengandung sejumlah besar serbuk berwarna kuning. Cita rasanya sangat
kuat. Madu ini yang berasal dari china mengandung zat besi dalam kuantitas
tinggi, sehingga madu gandum ini dianjrkan untuk dikonsumsi oleh para penderita
penyakit kekurangan darah.
16. Madu
Thyme
Madu
jenis ini adalah madu yang berwarna kemerahan, cita rasanya juga sangat kuat
dan nikmat.
Mutu dan kualitas madu sangat
tergantung pada asal nektar bunga yang dihisab oleh lebah. Sehingga penamaan
yang lazim dikelanal saat ini adalah bukan hanya lagi dari asal tempat di
produksi tetapi dari asal nektar seperti madu bunga randu (ceiba petandra), madu bunga kopi (Coffea Arabica), madu bunga klengkeng (euphoria longana sp), madu bunga rambutan (nephilium lappaceum), madu
aneka jenis bunga (mix flower), madu
bunga durian (durio sp), madu bunga
kelapa (cocos nucifera), dan
sebagainya. Masing-masing madu dari aneka jenis tumbuhan ini memiliki aroma
yang khas dan kahsiat yang berbeda-beda. maka dari itu kita harus mengenal madu lebih dekat lagi.
Terimakasih telah membaca artikel tentang Jenis - jenis madu, semoga bisa bermafaat,
Baca Juga

No comments:
Post a Comment